Bisnis dan Kebutuhan Laporan Keberlanjutan

0
839
Suhairi
ad

Oleh: Suhairi dan Nurzi Sebrina

bebi

PadangTIME.com – Bisnis harus bertanggung jawab  atas dampak, baik terhadap ekonomi, sosial dan lingkungan(Elkington 1997). Perusahaan tidak semata-mata hanya memaksimalkan keuntungan tetapi juga meningkatkan dan berkontribusi  untuk kesejahteraan stakeholders(people) dan menjaga lingkungan (planet). Ketiga gagasan tersebut merupakan konsep keseimbangan antara profit-people-planet yang disebut juga konsep TripleBottomLine (TBL). Informasi keseimbangan ekonomi, isu-isu sosial, dan lingkungan diungkapkan perusahaan dalam satu laporan, yaitu laporan keberlanjutan.

Laporan keberlanjutan merupakan dokumen yang dihasilkan oleh perusahaan yang menggabungkan data ekonomi, sosial, dan lingkungan yang berkaitan dengan operasi sehari-hari, yang menunjukkan hubungan antara strategi dan komitmen terhadap ekonomi  yang berkelanjutan (GRI 2013). Laporan berkesinambunganmerupakan bentuk akuntabilitas perusahaan kepada pemangku kepentingan. Jika digabungkan dengan informasi keuangan, akan dapat mendongkrak kegunaan informasi yang terhubung dengan perusahaan. Seperti diungkapkan oleh Loh, Thomas, dan Wang (2017) bahwa pengungkapan keberlanjutan berhubungan positif dengan nilai pasar perusahaan. Dengan demikian, publik memberikan nilai tambah bagi perusahaan yang bertanggung jawab atas kontribusi mereka dalam menjaga keseimbangan dalam menjalankan aktivitas bisnis.

Perkembangan pelaporan berkelanjutan di Indonesia mengalami perkembangan yang cukup pesat, dimana sejak tahun 2016, hingga tahun 2019 terdapat peningkatan rata-rata 30% perusahaan yang menyampaikan laporan berkelanjutan. Namun, pertumbuhan yang tinggi apabila dibandingkan antara jumlah yang melaporkan laporan tersebut dengan jumlah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek yang hanya sebesar 11,22 persen. Persentase jumlah perusahaan yang melaporkan ini, tentu tidak begitu menggembirakan. Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek merupakan perusahaan yang melakukan memobilisasi dana publik, sangat penting pertanggungjawaban perusahaan pada publik atas keseimbangan dalam bisnis mereka.

Laporan berkelanjutan yang memuat informasi tentang dampak bisnis terhadap ekonomi, sosial, dan lingkungan. Informasi ini, sangat penting bagi pemerintah bagi pemerintah dalam merancang kebijakan dalam pembangunan. Pemerintah sebagai regulator dapat mempengaruhi bagaimana dunia bisnis terdapat keseimbangan dalam pembangunan.  Oleh sebab itu, Pemerintah perlu lebih mendorong perusahaan untuk menyampaikan akuntabilitas mereka atas pembangunan berkelanjutan. Selain, mendorong perusahaan untuk menyampaikan laporan berkelanjutan, juga lebih mendorong perusahaan untuk lebih besar meningkatkan program corporatesocialresponsibility  (CSR) mereka. Peningkatan program CSR dengan sendiri lebih akan lebih meningkatkan kontribusi nyata perusahaan atas pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

*)Catatan: Bersumber dari hasil penelitian oleh Penulis, yang dibiayai dari anggaran Fakultas Ekonomi Universitas Andalas Tahun Anggaran 2021.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here