Ekonomi AS Merosot di karenakan Pabrik Tutup

1571
Padang TIME.com-Perekonomian Amerika anjlok 4,8% di kuartal I-2020. Hal ini imbas adanya Covid-19 yang telah membekukan sebagian besar industri di Amerika Serikat.
Seperti diketahui, kuartal I-2019 ekonomi AS masih mengalami kenaikan 3,1%. Anjloknya perekonomian pada kuartal pertama itu adalah yang terbesar sejak krisis ekonomi tahun 2007-2008.
Pandemi Covid-19 memaksa penutupan pabrik-pabrik besar yang punya ribuan pekerja, Sedangkan sejumlah kantor dan bisnis eceran kecil di banyak kota besar dan kecil dampak ekonomi yang sesungguhnya baru akan diketahui tiga bulan lagi, ketika angka-angka statisitik kuartal kedua diumumkan.
Karena akibat pengangguran buruh dan pegawai baru terjadi bulan April ini. Sedikitnya 26 juta pekerja Amerika telah kehilangan pekerjaan dan kini mereka sedang antri minta tunjangan pengangguran dari pemerintah.
Dikatakan Menteri Perdagangan Wilbur Ross, laporan tentang produk kotor nasional Amerika menunjukkan adanya kelemahan dalam perekonomian, tapi masih sesuai dengan perkiraan meski adanya pandemi covid-19.
Bantuan keuangan besar-besaran yang dikeluarkan pemerintah, ungkap Ross, dengan persetujuan Kongres dan Presiden Donald Trump disebut telah membentuk dasar-dasar kuat bagi pulihnya perekonomian dengan cepat dan kuat.
“Apabila (pandemi ini) telah berakhir nanti, Amerika akan menjadi negara yang lebih kuat dan lebih sehat,” tambahnya.
Pakar-pakar ekonomi memperkirakan, penurunan perekonomian pada kuartal kedua nanti mungkin akan mencapai 30%. Bank Sentral Amerika yang telah memangkas tingkat suku bunga sampai hamper nol persen, mengadakan pertemuan di Washington hari Rabu untuk membahas masalah ekonomi ini. (PT)
Balang

LEAVE A REPLY