Baru Dua Hari, Pariaman Barayo Raup PAD Rp. 50 juta lebih

0
311

Padang TIME.com –  Baru Dua Hari pelaksanaan Pariaman Barayo atau yang lebih dikenal dengan pesta pantai di Kota Pariaman, dapat meraup PAD (Pendapatan Asli Daerah) sebesar Rp. 50 juta lebih. Angka ini didapat setelah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Pariaman melaporkan kepada Wali Kota Pariaman, Genius Umar, Senin (24/4/2023).

“Jumlah ini berdasarkan tarif retribusi yang kita tarik di destinasi wisata di Kota Pariaman, yaitu di Pantai Gandoriah, Pantai Kata dan Talao Pauh, sebesar Rp. 5.000 per orang, dimana tingkat kunjungan selama dua hari ini mencapai 8.610 orang,” ujar Walikota Pariaman, Genius Umar, ketika memberikan keterangan tentang capaian PAD di hari kedua Pariaman Barayo.

Genius menuturkan pada hari Pertama, tercatat PAD Kota Pariaman sebesar Rp.11.015.000 rupiah, lalu dihari Kedua ini, naik tiga kali lipat menjadi Rp.39.035.000 rupiah, sehingga total dua hari ini PAD Kota Pariaman yang terkumpul Rp. 50.050.000 rupiah, ucapnya.

Angka ini belum termasuk penerimaan retribusi dari parkir kendaraan, dimana dari 10 lokasi yang dijadikan kantong-kantong parkir di destinasi wisata yang ada di Kota Pariaman, pada hari kedua terkumpul sebesar Rp. 7.900.000

“Jadi kalau ditotal PAD dua hari Pariaman Barayo 2023 ini, telah mencapai angka Rp. 57.950.000 rupiah. Angka ini, hanya untuk PAD Kota Pariaman saja, sedangkan PDRB yang dihasilkan dengan perputaran ekonomi yang terjadi di kawasan wisata, akan lebih besar lagi, dengan jumlah kunjungan tersebut,” ungkap peraih gelar kehormatan Profesor dari Jungwoon University Korea Selatan ini.

Lebih lanjut Genius menjelaskan, kalau 1 orang saja membelanjakan uangnya Rp. 100.000 rupiah saja, maka PDRB yang beredar di Kota Pariaman akan mencapai lebih kurang 1 Milyar, dan ini langsung dirasakan oleh masyarakat dan pedagang yang ada di kawasan destinasi wisata tersebut, tukasnya.

“Untuk Laporan Retribusi dihari kedua kemaren, untuk Pantai Gandoriah tetap menjadi favorid wisatawan dengan kunjungan sebanyak 4.050 orang dengan jumlah Retribusi Rp. 20.250.000, Pantai Kata sebanyak 1.487 orang, dengan Retribusi Rp. 7.435.000, Talao Pauh berjumlah 870 orang, dengan Retribusi yang terkumpul Rp. 4.350.000, dan Retribusi berjualan di kawasan wisata sebesar Rp. 7.000.000 rupiah,” terangnya.

Momen Lebaran Idul Fitri Tahun 2023 ini, menjadi daya ungkit dan angin segar bagi geliat perekonomian dan wisata di Kota Pariaman, ditambah libur panjang yang ditetapkan pemerintah sehingga banyak perantau yang pulang kampung, sehingga moment ini benar-benar dimanfaatkan untuk berwisata, ini terlihat dari destinasi-destinasi wisata di Kota Pariaman, yang dipadati oleh pengunjung dan wisatawan.

“Dari pemantauan kami di lapangan, kondisi destinasi wisata yang kita tetapkan pada Pariaman Barayo 2023 ini cukup ramai, sehingga harapan kami, momentum ini dapat tangkap untuk meningkatkan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat Kota Pariaman,” tutupnya. (J

bebi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini