Bantuan Sosial Turunkan Angka Kemiskinan Pedesaaan di Sumbar

161
Padang TIME.com-Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Sumatera Barat, mencapai 353,24 ribu orang. Jumlah itu berkurang sebesar 3,89 ribu orang jika dibandingkan dengan kondisi Maret 2018 yang mencapai 357,13 ribu orang berdasarkan persentase penduduk miskin di daerah perkotaan sebesar 4,86 persen. Naik menjadi 4,99 persen pada September 2018.
Sedangkan persentase penduduk miskin di daerah perdesaan pada Maret 2018 sebesar 8,07 persen. Turun 7,90 persen pada September 2018 kepala Bidang Statistik Sosial BPS Sumatera Barat Krido Saptono mengatakan penyebab naiknya angka kemiskinan di kota karena tidak meratanya bantuan sosial yang didapatkan masyarakat miskin, pada kebutuhan hidup seperti pembayaran listrik lainnya cukup tinggi.
Sementara di desa, kata dia, terjadi penurunan angka penduduk miskin, karena penyebaran sejumlah bantuan sosial ke masyarakat miskin dinilai cukup merata.
“Bantuan sosial yang tersebar itu cukup banyak, seperti Rastra dari Bulog, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), dan sejumlah bantuan sosial lainnya yang dijalankan oleh pemerintah daerah juga seperti bedah rumah,” katanya.
Ia menjelaskan kondisi kemiskinan di Sumatera Barat yang diperoleh BPS itu setelah melakukan sampel terhadap 2.550 rumah tangga di Sumatera Barat. Rumah tangga yang dijadikan sampel tidak membedakan, pendatang atau bahkan penduduk asli. Semuanya dirangkum dan dijadikan sampel penghitungan kondisi penduduk miskin di Sumatera Barat. (PT/ Hms Sumbar)
Balang

LEAVE A REPLY