Anggota Dewan Minta Pemko Sosialisasi tentang Jenazah Corona

128
 Padang TIME.com-Masih terjadinya penolakan warga terhadap pemakaman jenazah Covid-19, membuktikan sosialisasi dan edukasi Pemko Padang belum efektif.

“Sosialisasi Pemko kepada masyarakat masih lemah, sehingga sebagian masyarakat takut dan khawatir terhadap pasien atau jenazah yang terjangkit Covid-19 ini,” kata Anggota DPRD Kota Padang Budi Syahrial.

Sebelumnya, seorang warga yang positif terinfeksi Covid-19, meninggal dunia setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Universitas Andalas (Unand), Jumat (17/4).

Lebih dari 10 jam, jenazah pasien ini telantar tak bisa dimakamkan. Awalnya mau dimakamkan di TPU Tunggul Hitam ditolak warga, begitu juga ketika di TPU Air Dingin.

“Saya juga minta pengurus masjid, untuk berpartisipasi menyediakan mobil ambulansnya di setiap kelurahan-kelurahan secara bergantian. Nah, itu akan membantu,” tuturnya.

Ketika makamkan di belakang rumah pasien sendiri di Ampang, dan di TPU Bungus Telukkabung, tetap mendapat penolakan.

Menurutnya, Pemko perlu meningkatkan volume dan jadwal sosialisasi dengan melibatkan banyak unsur di level bawah, Infokom (Pemko), Bhabinkamtibmas (Polsek), Babinsa (Koramil), ditambah dengan unsur kesehatan dari Puskesmas setempa

“Harus dibentuk tim-tim sosialisasi di puskesemas-puskesmas, dan itu sebaiknya bersama Koramil, Polsek,” katanya.

Anggota DPRD Kota Padang Faisal Nasir menyarankan, jika memang ada provokator-provokator yang menghalangi di tempat pemakaman umum, polisi tak perlu ragu untuk mengamankan yang bersangkutan.

“Kalau tidak bisa juga dilakukan pendekatan persuasif, maka sebaiknya provokator itu ditangkap saja. Karena penanganan jenazah Covid-19 dengan protokol kesehatan, jadi aman tak perlu ada yang dikhawatirkan,” jelasnya.

Sementara soal kekurangan ambulans, ia mengusulkan agar pengurus-pengurus masjid yang mengelola mobil ambulans dari dana aspirasi anggota DPRD, ikut membantu.

Caranya, tiap kelurahan bisa menyiagakan satu ambulans. Jadi, kapanpun dibutuhkan bisa digunakan, dan kekurangan ambulans bisa langsung teratasi.(PT)

Balang

LEAVE A REPLY