Angel Yeast Umumkan Rencana Peningkatan Suplai dan Inovasi demi Permintaan Ragi Global

0
874
In 2022, Angel Biotechnology Industrial Park in Xiaoting District has begun to take shape. Yichang Company successfully relocated and increased its production by 36%.

Padang TIME | Lonjakan permintaan produk berbahan ragi selama beberapa tahun terakhir menopang pertumbuhan pasar yang stabil pada masa mendatang. Namun, hal ini juga menimbulkan tantangan baru yang menuntut produsen untuk melahirkan inovasi sekaligus meningkatkan produksi dan pengembangan teknologi.

Tujuannya adalah memenuhi pesatnya kebutuhan pelanggan. Tren ini terungkap dalam sebuah laporan terbaru, “Trends in Yeast and Yeast Products”, yang dirilis Innova Market Insights. Laporan ini mengupas tren dan potensi industri ragi, serta perubahan yang harus dilakukan pelaku industri untuk mengungguli persaingan.
Dengan analisis konsumen terkini dan target untuk menawarkan produk ragi yang sehat dan berkelanjutan bagi pelanggan global, Angel Yeast, (SH600298), produsen ragi terkemuka dunia, mengumumkan rencana pengembangan merek pada 2023.
Rencana ini memaparkan langkah Angel untuk mengatasi kendala industri dan menghadirkan solusi inovatif lewat investasi dan kemitraan strategis.
Lewat langkah tersebut, Angel dapat meningkatkan suplai dan kemampuan litbang. Angel ingin menyediakan ragi premium bagi keluarga di seluruh dunia dan industri F&B global.
Dengan demikian,
pelanggan peroleh cita rasa, aroma, dan nutrisi terbaik dari produk Angel pada makanan sehari-hari.
Penggunaan ragi dalam pengembangan produk baru semakin meningkat di seluruh wilayah pada  periode 2018-2022.
Eropa Barat masih memimpin tingkat penggunaan ragi tradisional dalam pengembangan produk baru.
Sementara, tingkat penggunaan ekstrak ragi di Asia lebih tinggi ketimbang angka rata-rata global. Terus menjadi wilayah yang memimpin inovasi dan pengembangan minuman bir, Eropa Barat memproduksi hampir setengah produk alkohol yang menggunakan bahan ragi baru.
Meski demikian, upaya memenuhi permintaan demi menangkap peluang pasar merupakan tantangan tersendiri. Artinya, berbagai perusahaan harus meningkatkan produksi ragi sekaligus membangun rantai pasok yang cepat dan canggih agar dapat beradaptasi dengan pertumbuhan pasar.
Kini, roti segar menjadi makanan sehari-hari bagi lebih dari sepertiga konsumen dunia, dan 63% orang di dunia mengonsumsi biskuit minimal sekali dalam satu minggu. Sementara, 50% orang memakan kue minimal sekali dalam satu minggu. Pada 2022, roti mengambil porsi sebesar 53% dari produk makanan panggang (baked goods) baru yang mengandung ragi.
Produk roti inidiproduksi  terbatas  khususnya sourdough populer di Eropa dan Amerika Utara. Tren ini mencerminkan perubahan selera dan preferensi konsumen. Di sisi lain, tren ini menunjukkan, pihak produsen harus mengeksplorasi sumber ragi yang baru, serta bereksperimen dengan aplikasi baru untuk mengikuti dinamika kebutuhan konsumen.
Terakhir, seiring dengan segmen pasar produk berbahan dan bercita rasa nabati yang terus berkembang, keserbagunaan ragi sebagai bahan natural akan berperan penting dalam pengembangan produk baru.
Menurut prediksi, protein ragi dan ekstrak ragi akan bertambah populer sebagai bahan penguat rasa (flavor enhancer) untuk makanan.
Dalam beberapa tahun ke depan, makanan berbahan nabati akan tetap menjadi fokus utama. Apalagi, teknik yang lebih modern akan hadir sebagai metode produksi pangan pengganti daging dan susu yang lebih sarat akan tekstur dan cita rasa.
Berdasarkan seluruh faktor ini, kalangan perusahaan harus berfokus pada kemampuan inovasi sebagai kunci untuk menguasai basis konsumen yang lebih luas.
Menyelaraskan strategi bisnisnya dengan tren dan perkembangan industri terkini, Angel Group siap menyambut tantangan dan peluang guna meningkatkan daya saing, serta meraih kesuksesan jangka panjang lewat strategi pengembangan merek terbaru.
Investasi Angel Group pada 2022 telah menembus RMB 3,3 miliar (US$ 485 juta), sedangkan, 18 proyek konstruksi juga berhasil dirampungkan, dan 29 proyek baru tengah direncanakan.
Setelah di Rusia berdiri juga akan memperluas kantor cabang di Mesir
Angel berada di posisi yang tepat untuk memenuhi pesatnya permintaan produk berbahan ragi.
Menargetkan laju penetrasi produk yang lebih baik di segmen hilir, termasuk pasta fermentasi, makanan panggang (baked food), bumbu, minuman keras, suplemen, dan kosmetik, Angel berinvestasi mengembangkan 20 platform litbang internal untuk pengembangan sarana ragi, fermentasi ragi, nutrisi, penguat rasa, dan teknologi aplikasi lain, serta teknologi biosintesis.
Angel akan berkolaborasi dengan universitas dan lembaga riset global, bermitra dengan ilmuwan dan pakar industri   solusi teknologi baru .
“Kesuksesan bisnis Angel tidak hanya mengandalkan keahlian teknologi, namun juga kemampuan memanfaatkan tren pasar untuk mempelajari kebutuhan pelanggan global.
Maka, kami melakukan riset mendalam guna menyasar permintaan pasar. Dengan demikian, kami dapat mengidentifikasi peluang pertumbuhan sekaligus menjalankan inovasi yang menggerakkan bisnis dan membuat kami mampu mengungguli persaingan.
Lewat strategi terbaru ini, kami akan terus memperluas jangkauan global dengan mempererat kerja sama dengan mitra-mitra, mengandalkan keunggulan kami dalam produksi ragi dan sarana global guna merambah kelompok konsumen baru,” ujar Xiao Minghua, General Manager, Angel. (pt)
bebi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini