Aman Untuk Dikonsumsi, Petani Pessel Mulai Beralih Pada Tanaman Organik

85
PadangTIME.com – Masyarakat petani di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) mulai beralih mengembangkan tanaman organik. Upaya itu mereka lakukan karena budidaya tanaman baik sayuran maupun buah-buahan secara organik, akan lebih aman dan higienis untuk dikonsumsi.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Distanhortbun) Pessel, Nusirwan, kepada pesisirselatan.go.id, Senin (3/5) di Painan.

Dikatakannya bahwa pengembangan tanaman sayuran dan buah-buahan dengan menerapkan pola organik itu sudah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir di daerah itu.

“Namun yang lebih dominan dikembangkan saat ini ada jenis, yakni  jeruk varietas Gunung Omeh Payakumbuh, dan cabai anti virus. Dua jenis ini sudah mulai dikembangkan oleh kelompok tani di Kecamatan Lengayang sejak 2020 lalu,” katanya.

Diungkapkannya bahwa budidaya tanaman secara organik itu akan terus dikembangkan di Pessel. Sebab selain aman juga tidak memiliki resiko tinggi bagi kesehatan bila dikonsumsi.

Dikatakan lagi bahwa pihaknya akan memberikan perhatian yang tinggi kepada masyarakat petani di daerah itu dalam mengembangkan budidaya tanaman dengan menggunakan bahan alami atau tanpa menggunakan bahan kimia.

“Saat ini banyak pelaku pertanian organik bermunculan seiring dengan pangsa pasar yang semakin terbuka. Dorongan itu tidak hanya karena bernilai ekonomis tinggi. Namun pertanian secara organik ini penting untuk perbaikan ekosistem pertanian yang kian rusak terpapar oleh bahan sintetik atau kimiawi seperti pestisida dan lainya,” ujar Nusirwan lagi.

Beranjak dari sudah mulai beralihnya masyarakat petani mengembangkan tanaman organik itu, sehingga dia menyampaikan apresiasinya, serta juga mengucapkan terima kasih.

“Sedangkan bagi masyarakat yang ingin belajar lebih serius tentang cara pengembangan tanaman organik, dapat mendatangi Pusat Informasi Pertanian Organik (PIPO) Kabupaten Pesisir Selatan, yang berpusat di Nagari Lakitan Kecamatan Lengayang,” tutupnya. (pt)

Balang

LEAVE A REPLY