Akibat Korona , Wall Street Anjlok Hampir 10 Persen

573
Padang TIME.com-Setelah Presiden AS Donald Trump umumkan pembatasan perjalanan dari Eropa ke AS untuk mencegah penyebaran virus Korona, membuat pasar dunia terguncang dan berimbas Wall Street jatuh hampir 10%.
Ketiga indeks saham utama AS anjlok. Di mana S&P 500 dan Nasdaq mengkonfirmasikan kecenderungan penurunan harga sahamnya sejak krisis keuangan.
Dilansir dari Reuters, Jumat (13/3/2020), Indeks Dow Jones Industrial Average turun 2.352,6 poin atau 9,99% menjadi 21.200.62, sedangkan S&P 500 turun 260,74 poin atau 9,51% menjadi 2.480,64. Sementara itu, Nasdaq Composite turun 750,25 poin atau 9,43% menjadi 7.201.80.
Sementara itu, S&P 500 tidak membukukan 52 minggu kenaikan baru dan malah menuai 336 penurunan barunya. Sedang, Nasdaq Composite mencatatkan 3 kenaikan barunya dan 1.573 penurunan baru.
Tak hanya Wall Street, kebijakan larangan perjalanan ke Eropa tersebut ikut menimpa pergerakan harga minyak.
Minyak mentah Brent bulan depan akan turun 8,6%. Harga minyak terus berada dalam tekanan setelah perjanjian antara Arab Saudi dan Rusia untuk meningkatkan produksi yang kemudian membanjiri pasar dengan pasokan meski permintaan sedang turun.
Balang

LEAVE A REPLY