Agam Surplus Beras Sejak 10 Tahun Terakhir, 2021 Sebanyak 163.889 Ton

0
726
Padang TIME – Kabupaten Agam kembali surplus beras 163.889 ton di 2021. Jumlah ini dihitung berdasarkan produksi padi 427.075 ton, dari luas panen 73.507 hektar.
Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Agam, Ade Yusuf Thamrin, Senin (31/1) menjelaskan, surplus ini diketahui setelah dihitung dari hasil produksi padi yang sudah dijadikan beras, kemudian jumlah kebutuhan konsumsi dan non konsumsi.
“Ketersediaan beras di 2021 sebanyak 247.851 ton, sedangkan kebutuhan beras konsumsi 63.866 ton dan non konsumsi 20.096 ton, maka terjadi surplus beras sebanyak 163.889 ton,” terangnya.
Angka ini katanya, baru data sementara sesuai laporan tim di lapangan, sedangkan data resmi nanti akan diumumkan BPS diperkirakan Maret 2022.
“Kita di Agam setiap tahun terjadi surplus beras yang dapat memenuhi kebutuhan pasar. Setahu saya surplus ini terjadi sejak 10 tahun terakhir, meski jumlahnya berbeda,” sebutnya.
Dikatakannya, surplus bisa dipertahankan karena pengoptimalan lahan dan sarana prasarana, gerakan pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), pengawalan pupuk bersubsidi, pengoptimalan penyuluhan dan lainnya.
Namun, angka surplus beras yang sudah diperoleh ini, katanya sedikit menurun dibanding 2020, dengan capaian surplusnya waktu itu 167.677 ton.
“Ada berbagai faktor yang pengaruhi menurunkan surplus beras tahun ini seperti, pengalihan lahan sawah ke komoditi lain oleh petani, serangan hama dan lainnya. Namun surplus ini masih bisa kita capai,” jelasnya. (pt/rh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini