25 ribu kasus Covid-19 di Amerika Serikat Mengakibatkan harga Minyak mentah Dunia Anjlok

746
PadangTIME.com-Imbas  25 ribu kasus Covid-19 di Amerika Serikat, membuat harga minyak mentah dunia anjlok lebih dari 2% pada perdagangan Senin (15/6/2020) waktu setempat, yang berdampak pada lambatnya permintaan bahan bakar.
Harga minyak mentah berjangka Brent yang menjadi patokan Internasional mengalami penurunan 66 sen atau 1,7% ke level USD38,07 barel. Dilansir Reuters, Sementara itu harga minyak berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) juga merosot sangat dalam hingga kehilangan 81 sen yang setara dengan 2,2% untuk bertengger di posisi USD35,45 per barel.
“Kekhawatiran tentang uptick baru-baru ini untuk infeksi di COVID-19 di AS dan potensi ‘gelombang kedua’ menjadi sentimen bagi pergerakan harga minyak saat ini,” kata Stephen Innes, kepala ahli strategi pasar global di AxiCorp.
Sementara itu, panel pemantau yang dipimpin oleh OPEC akan bertemu pada Kamis untuk membahas pemotongan produksi yang sedang berlangsung untuk melihat apakah negara lain telah mulai melakukan pengurangan. Tetapi belum akan membuat keputusan baru soal kebijakan pangkas produksi, menurut lima sumber OPEC +.
Seperti diketahui Organisasi negara pengekspor minyak (OPEC) dan sekutunya, secara kolektif yang dikenal sebagai OPEC + telah mengurangi pasokan mencapai 9.700.000 barel per hari (BPD), sekitar 10% dari permintaan pra-pandemi. Ditambah telah setuju pada awal Juni untuk memperpanjang pemotongan selama sebulan sampai akhir Juli.
Dilansir Sindonews, Imbasnya Irak menjadi salah satu yang lamban dalam mematuhi curbs, dimana perusahaan minyak besar sebelumnya setuju untuk memotong produksi mentah lebih lanjut pada Juni. (PT)
Balang

LEAVE A REPLY