Bupati Solok Nota Pengantar RAPBD Tahun Anggaran 2021

869

PadangTIME.com- DPRD Kab. Solok gelar Rapat Paripurna dalam Rangka Penyampaian Nota Pengantar Bupati Tentang RAPBD Tahun anggaran 2021, bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kab Solok. Senin (26/10/2020)
Rapat Dipimpin  Wakil Ketua DPRD Lucki Efendi dan dihadiri : Bupati Solok H. Gusmal,SE.MM, Sekda Aswirman,SE.MM, Anggota DPRD Kab Solok, Forkopimda, Sekwan Suharmen dan Kepala SKPD Pemkab Solok.
Nota Pengantar Dibacakan Oleh Bupati Solok H. Gusmal, SE. MM, tahun 2021 merupakan tahun terakhir pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Solok Tahun 2016 – 2021. Tahun 2021 merupakan tahun untuk evaluasi capaian keberhasilan bagi pemerintah kabupaten Solok dalam mewujudkan visi “Terwujudnya masyarakat kabupaten solok yang maju dan mandiri menuju kehidupan Masyarakat madani dalam nuansa Adat basandi Syara’,syara’ Basandi kitabullah yang disimpulkan sebagai 4 pilar pembangunan.

Untuk pilar pendidikan, bahwasanya pelayanan pendidikan di Kabupaten Solok lebih baik dari tahun ke tahun. Hal ini dibuktikan dengan tingkat capaian indikator kinerja utama sektor pendidikan di Tahun 2019.
Untuk Pilar Kesehatan, peningkatan derajat kesehatan masyarakat terbukti dengan meningkatnya indeks Usia Harapan Masyarakat Kabupaten Solok dari 67,95 Tahun 2018 menjadi 68,34 Tahun di 2019. kebutuhan sarana dan prasarana Rumah Sakit Umum Daerah telah menambah tenaga dokter spesialis ,mencukupkan tenaga-tenaga pelayanan kesehatan,Untuk Kualitas penduduk tergambar dari penurunan pertumbuhan penduduk yang merupakan gambaran keberhasilan program- program KB.
Untuk pilar ekonomi kerakyatan,keberhasilan yang diraih, yakni : menekan jumlah pengangguran terbuka, dimana tahun 2018 berada pada tingkat 5, 92% menjadi 4,65% di Tahun 2019. Pertumbuhan ekonomi Tahun 2019, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Solok berada pada angka 5,07%. Pertumbuhan ekonomi diatas capaian Provinsi Sumatera Barat yang hanya berada pada angka 5,05%. Angka kemiskinan berhasil ditekan, tahun 2018 sebesar 8,88% menjadi 7,98% di 2019, Penurunan angka kemiskinan merupakan kontribusi dari kerja keras bersama dalam fokus penganggaran berbasis kebutuhan masyarakat. Pertumbuhan sektor Pertanian terlihat dari peningkatan PDRB dari 3.462 Miliyar di tahun 2018 menjadi 3.555 Miliyar di tahun 2019. Sedangkan untuk sektor Pariwisata, ditunjukkan dengan PDRB sektor akomodasi dan makan minum, dimana Tahun 2018 berada pada angka 74 Miliyar menjadi 82 Milliar di tahun 2019.

Kemudian Bupati menjelaskan, penyusunan Rancangan APBD tahun 2021, telah memperhatikan kondisi ekonomi, laju inflasi, pertumbuhan PDRB dan termasuk didalamnya perkembangan indikator ekonomi makro daerah. Kebijakan dasar pengelolaan keuangan negara yang menjadi kewenangan penuh Pemerintah pusat, telah membawa dampak langsung dan tidak langsung terhadap penyusunan kebijakan keuangan Daerah.Penyusunan rancangan Arggaran tahun 2021 tidak dapat dilepaskan dari kondisi yang terjadi pada tahun 2020, proses penyusunan anggaran yang berkelanjutan, terarah dan sistemik, terukur, efektif dan efisien dari potensi keuangan yang dimiliki menjadi landasan dalam penyusunan RAPBD 2021.

Selanjutnya Bupati Gusmal mengatakan, sebelum mengakhiri penyampaian nota ini, izinkan kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Ketua, Wakil Ketua dan anggota Dewan yang terhormat, atas kebersamaannya selama 5 tahun terakhir. Sinergitas dan kemitraan antara Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Solok semakin intensif terutama dalam perumusan perencanaan pembangunan dan penganggaran daerah dan telah berpartisipasi aktif dalam mewujudkan Kabupaten Solok yang lebih baik.

“Ini merupakan Rancangan APBD terakhir yang kami sampaikan selaku Kepala Daerah, Kami berharap peran dan kontribusi kita semua tetap dan terus terjaga, untuk mendukung program-program pembangunan selanjutnya,” ulasnya.(Lidra/Hms)

Balang

LEAVE A REPLY

− 2 = 8