Direksi Bank Nagari Periode 2020-2024 Telah Terpilih

1543

Pariwara  Bank Nagari

13  AGUSTUS 2020

PadangTIME.com Lengkap Sudah Susunan Direksi Bank Nagari 2020-2024, Muhammad Irsyad Jadi Direktur Utama Rapat Umum Pemegang Saham – Luar Biasa (RUPS- LB) PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat selesai digelar, Kamis (13/8/2020). Muhammad Irsyad terpilih Jadi Direktur Utama Bank Nagari Periode 2020 – 2024 Jajaran Direksi Bank Nagari periode 2020 – 2024. Komisaris Bank Nagari pun telah dibentuk.

 

Dengan demikian, PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumbar atau Bank Nagari resmi memiliki susunan Direksi yang lengkap untuk periode 2020 – 2024. Nama-nama para direksi tersebut, yang diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) itu dengan agenda rapat Pengangkatan Direksi Periode 2020-2024, terlihat berjalan alot namun lancar.

Adapun para Direksi yang diputuskan dalam RUPS LB tersebut adalah Muhammad Irsyad sebagai Direktur Utama, yang kita ketahui sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan. Kemudian, Gusti Chandra sebagai Direktur Kredit dan Syariah yang sebelumnya menjabat sebagai Pemimpin Divisi Perencanaan Strategis.

Selanjutnya, Sania Putra sebagai Direktur Keuangan. Dimana sebelumnya Sania menjabat sebagai Pemimpin Divisi Pemasaran. Berikutnya, Syafrizal sebagai Direktur Operasional. Seperti diketahui dia sebelumnya juga menjabat sebagai Direktur Operasional pada periode sebelumnya. Nama terakhir, Restu Wirawan, terpilih sebagai Direktur Kepatuhan, yang sebelumnya menjabat sebagai pemimpin Divisi Kepatuhan.

Komisaris Utama Bank Nagari Hamdani mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Sumbar, Bupati dan Walikota se-Sumbar, dan Kepala KSUKB, selaku pemegang saham yang telah membantu terlaksananya RUPS ini.

“Di samping ini, Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Direksi sebelumnya, yakni Direktur Utama Dedi Ihsan, Direktur Kredit dan Syariah Hendri, Direktur Keuangan Muhammad Irsyad, Direktur Operasional Syafrizal dan Direktur Kepatuhan Edrizanof atas sumbangan tenaga dan pikirannya kepada Bank Nagari,” tuturnya.

 

Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno memberikan apresiasi kepada Muhammad Irsyad dan Syafrizal yang telah beberapa bulan hanya berdua bahu membahu memimpin Bank Nagari dalam menjalankan aktivitas bisnis. Tentunya dengan hasil yang cukup baik meski dalam masa pandemi COVID-19.

“Saya berpesan agar board of direksi yang baru dapat bekerja dengan baik dan menjalin kekompakan mengingat tantangan ke depan cukup berat,” harap Gubernur.

Kita Peduli!  Selain ada di beberapa kota dan kabupaten di Sumatera Barat, Bank Nagari juga telah ada di beberapa daerah di luar Sumatera Barat. (Foto: Ist.)

Direktur Utama Bank Nagari Muhammad Irsyad mengatakan untuk menjaga stabilitas kinerja dalam masa pandemi ini Bank Nagari telah mengembangkan dan memasarkan berbagai jenis produk dan layanan digital bank. Saat ini fitur dan keandalan teknologi Bank Nagari sudah setara dengan bank-bank besar skala nasional.

“Bank Nagari sudah memiliki layanan digital seperti Nagari Mobile Banking, Nagari SMS Banking, Nagari Cash Management (NCM) baik personal maupun corporate, pengembangan QRIS (Quick Response Indonesia Standard), Nagari Virtual Account, Nagari Portal Payment, Nagari Auto Debet, EDC, Nagari Laku Pandai, dan berbagai multi biller. Termasuk kerja sama dengan beberapa platform e-commerce,” sebutnya.

Seperti diketahui bersama bahwa Bank Nagari (merupakan sebutan untuk PT Bank Pembangunan Daerah Sumatra Barat/BPD Sumbar), adalah satu-satunya bank milik pemerintah daerah Sumatera Barat yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya di Sumatera Barat. Sampai saat ini Bank Nagari telah tersebar di beberapa kota dan kabupaten di Sumatera Barat bahkan di beberapa kota di luar Sumatera Barat

Bank Nagari berpusat di kota Padang. Bank Nagari didirikan pada tanggal 12 Maret 1962 dengan nama PT Bank Pembangunan Daerah Sumatra Barat (PT BPD Sumbar). Pendirian tersebut dipelopori oleh Pemerintah Daerah beserta tokoh masyarakat dan tokoh pengusaha swasta di Sumatera Barat, atas dasar pemikiran perlunya suatu lembaga keuangan yang berbentuk Bank, yang secara khusus membantu pemerintah dalam melaksanakan pembangunan di daerah. (tis)

Balang

LEAVE A REPLY