14 Hari Tanggap Darurat Bencana, PMK-RI Turun Langsung ke Pesisir Selatan

0
926

Pesisir Selatan – Dalam Aksi Tanggap Darurat Pemulihan bencana Bupati Rusma Yul Anwar selama 14 hari sudah memasuki hari ke 8, Pemerintah Daerah dibantu oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Efendi turun langsung Melakukan Kunjungan ke Kabupaten Pesisir Selatan di Kecamatan Koto XI Tarusan, Jum’at (15/03).

Menko PMK melakukan Kunjungan ke Kabupaten Pesisir Selatan sebagai tindak lanjut rapat secara dare dengan Bupati Pesisir Selatan dan beberapa Kepala Daerah serta Gubernur dan OPD Provinsi. Menko PMK mengunjungi Posko MDMC di Duku Utara dan Pos Kesehatan serta Dapur Umum di Kecamatan Koto XI Tarusan.

Dalam penyampaian bantuan ini Menko PMK didampingi Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy dan Bupati Kabupaten Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar untuk menyerahkan sembako dan obat-obatan serta bantuan santunan korban meninggal dunia. Ia juga mengunjungi Puskesmas Tarusan untuk memastikan layanan Kesehatan pulih secara normal, baik untuk layanan umum dan layanan bencana.

“Saya meminta agar pemerintah terkait yang terdampak oleh bencana banjir dan longsor, agar melakukan pendataan sesegera mungkin untuk kebutuhan bantuan yang sifatnya mendesak, serta mendata secara rinci dampak kerusakan yang disebabkan oleh bencana Alam ini.” harapnya.

Lebih lanjut terkait Pemulihan bencana Bupati Rusma Yul Anwar menjelaskan untuk kebutuhan makanan warga terdampak, Pemerintah Daerah dibantu oleh Kemensos RI sudah mengoperasionalkan 19 Dapur Umum Mandiri (DUM), dan tersedia 20 Hidrat umum akses air minum dan air bersih dengan kapasitas 2 kubik yang tersebar di titik titik terdampak parah.

“DUM tersebut mampu memproduksi nasi bungkus untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak termasuk untuk kebutuhan sahur dan berbuka, untuk kebutuhan air bersih di Batang Kapas Kemensos menfasilitasinya dengan membangun tanki-tanki (tedmon).” terangnya.

terkait kerugian/korban jiwa Bupati menjelaskan ada 29 meninggal jiwa, 25 sudah ditemukan sisanya dalam pencarian, 48 rumah rusak berat, 444 ternak besar seperti sapi dan kambing mati, 732 Rumah ibadah tergenang lumpur.

“Kita sudah memerintahkan Camat, Walinagari dan Kepala Kampung setempat untuk membersihkannya secara mandiri melalui Goro warga/jamaah.” tutupnya. (pt)

bebi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini