Padang TIME.comBLORA – Warga desa terdampak proyek TMMD Reguler ke -104 Kodim 0721/Blora, yakni warga Desa Nglengkir, khususnya warga Dukuh Ketringan, yang merupakan perbatasan dengan Desa Jurangjero, sayuk ikut terjun ke pembangunan jalan mengkadam.

Mereka yang merasa akan menikmati dampak dari pembangunan jalan makadam tersebut, dengan dipimpin Kadus setempat, Suyatin, puluhan warga Ketringan tampak bahu membahu dengan Satgas TMMD Kodim Blora menata batu di pembangunan jalan makadam tersebut.

Kadus Suyatin menyatakan, dia bersama warganya akan terus membantu TNI sampai pembangunan jalan makadam yang menghubungan Desa Nglengkir ke Desa Jurangjero higga selesai. ”Saya dan warga akan membantu Pak Tentara hingga pembangunan jalan makadam selesai. Sudah menjadi kewajiban saya sebagai Kepada Dusun Keteringan.”

Diketahui, batas ahkir jalan makadam yang dibangun Satgas TMMD dan warga, dari arah Jurangjero adalah Dukuh Ketringan, Desa Nglengkir. Menurut Suyatin, jalan tersebut dulunya hanya berupa jalan setapak dengan kondisi medan yang naik turun dan licin sehingga membuat jalur perekonomian ke dua desa jadi tersendat. (pendim 072/Blora)

LEAVE A REPLY