PadangTIME.com- Fakultas Hukum Universitas Eka Sakti gelar seminar sehari dengan Institute of Freedom dengan bertemakan Menggugat Presidential Threshold dan memperkuat kedaulatan rakyat di Hotel Axana Padang Kamis (4/10/18) siang .
Peserta seminar sehari tersebut terdiri dari Fakultas Hukum Unes, Pascasarjana Unes, undangan fakultas hukum lainnya dikota Padang, yang dihadiri lebih seratus peserta perguruan tinggi lainnya.
Direktur Institute of Freedom Election Prof.Dr Faisal Santiago dalam kata sambutan mengatakan dalam melakukan politik praktis di Indonesia tidak perlu memberikan ruang gerak Presidential Threshold, karena bertentangan dengan UUD 1945 yang menyangkut tentang kedaulatan rakyat. Artinya dalam dunia politik praktis yang menentukan seorang pemimpin itu adalah rakyat ‘
Jika terus kita mempertahankan keberadaan Presidential Threshold ini sama saja kita melukai hati rakyat”, pungkas Faisal. Ketentuan ambang batas pencalon Presiden dan Presidential Threshold dikwatirkan akan membuat pemilu di Indonesia semakin prakmatis.
Disisi lain Otong Rosadi dalam pemaparannya mengatakan walaupun banyak yang beragapan Capres dan Cawapres sudah ditetapkan terkesan terlambat, namun begitu dari kalangan akademis merupakan suatu momen yang tepat, dimana kalangan akademis tidak tersandera dalam kepentingan politik praktis

 

LEAVE A REPLY