Tingkat Kemiskinan Di Sumbar Masih Tinggi

481

Padang TIME.com- Secara persentase, penurunan yang terjadi bahkan hampir separuhnya dari 11,9% di 2007 menjadi 6,26% ditahun 2019,” kata Kepala BPS Statistik Provinsi Sumbar, Pitono, (1/2/2020).

Kendati demikian, kata Pitono, jumlah penduduk miskin di Sumbar mengalami penurunan yakninya sebesar 5,13 ribu orang, bila dibandingkan Maret 2019 sebesar 348,22 ribu orang. Penduduk miskin di perkotaan pada Maret 2019 sebesar 4,76%, mengalami penurunan menjadi 4,71% dibulan September 2019. 

Sementara persentase penduduk miskin di pedesaan pada Maret 2019 sebesar 7,88%, mengalami penurunan menjadi 7,96% pada bulan September 2019.

“Terdapat tiga jenis komoditi makanan yang berpengaruh, terhadap nilai garis kemiskinan adalah beras, rokok kretek filter, cabe merah. Sedangkan lima komoditi bukan makanan yang dominan perumahan, listrik, bensin, pendidikan, dan perlengkapan mandi,” ujar Pitono.

Lebih lanjut, kata Pitono, pada periode Maret 2019-September 2019, jumlah penduduk miskin di perkotaan turun sebesar 0,77 ribu orang, sedangkan di pedesaan juga mengalami hal yang sama, yakninya turun sebesar 4,36 ribu orang. 

“Adapun salah satu faktor yang mempengaruhi kemiskinan di Sumbar adalah inflansi di Sumbar pada bulan September 2019 tercatat -0,96, sedangkan inflansi pedesan di Sumbar pada September 2019 tercatat -1,24,” lanjut Pitono.

Pitono menuturkan, program pemerintah mempunyai amdil, untuk membantu mengurangi kemiskinan di Sumbar. Salah satu programnya pemerintah dalam mengurangi kemiskinan antara lain program pemerintah non tunai, yang telah bergulir seperti, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). (Pt/ Hms- Sumbar)

Balang

LEAVE A REPLY

+ 69 = 70