Tantangan dan Serangan Amien Rais ke Jokowi

12

PadangTIME.com – Jakarta , Amien Rais kembali bersuara. Ketua Dewan Kehormatan PAN itu melancarkan serangan hingga menantang Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Tantangan tersebut disampaikan Amien seusai menghadiri deklarasi relawan Kornas dukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, kemarin malam. Pria 74 tahun ini meminta Jokowi bertanding secara fair di Pilpres 2019.

“Masukan untuk rezim ini, Pak Jokowi yang tentu ingin dipilih kembali, saya mengimbau bapak imbauan berikut ini. Pertama, mari kita bertanding secara fair, secara betul-betul jujur transparan menggunakan segala macam yang halal dalam demokrasi yang dijamin dalam konstitusi kita itu,” ujar Amien di Jalan Bangka IX, Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (9/9).

Amien yang pernah menjabat sebagai Ketua MPR ini juga menyerang Jokowi terkait masalah ekonomi seperti pelemahan Rupiah. Amien menyoroti APBN yang dinilainya tidak ada perbaikan untuk ditingkatkan.

“Kemudian APBN saya kira ambruk jugalah kalau tidak ada perbaikan yg cepat. Menurut saya beginilah Pak Jokowi udah nggak mungkin lagi lah membalikkan keadaan karena bebannya sudah sangat berat. Jadi yang perlu kita harapkan Pak Jokowi jangan memperparah lagi. Jadi sudah cukup seperti ini kita bertanding secara fair,” cetus Amien.

Amien menganalogikan kebijakan yang diambil pemerintahan Jokowi adalah ‘kebijakan panik’ dan yakin dukungan dari rakyat kepada Jokowi menurun. Amien optimistis Jokowi kalah di Pilpres.

“Jadi saya lihat sekarang ini agak panik semua sudah dilakukan tapi tampaknya rakyat sudah berbalik arah. Jadi pesan saya ke Pak Jokowi kekuasaan itu sesuatu yang relatif bukan absolut. Sudah dikasih kesempatan empat tahun, ya sudahlah good bye, kita akan punya pemimpin baru InsyaAllah,” lanjutnya.

Amien dikenal sebagai tokoh yang vokal mengkritik Jokowi. Ia pernah menyebut ‘Jokowinomics’ belum berhasil. Revolusi mental yang digaungkan Jokowi juga dipertanyakannya.

“Nawacita jadi Nawasengsara, kemudian Revolusi Mental itu sampai ke mana? Yang direvolusi mental yang kayak apa?” ucap Amien dalam sambutannya di kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (4/7).

Setelah melontarkan sederet ‘serangan’, Amien mengatakan ‘cukup’ untuk Jokowi. Tak hanya Muhammadiyah, kalangan Nahdlatul Ulama pun diajaknya.

“Jadi Muhammadiyah, nahdliyin, dan kita yang paham masalah itu harus mengatakan enough is enough,” ujarnya.

(dkp/haf)

LEAVE A REPLY