Sepanjang Batang Arau tidak ada lagi Bangkai Kapal

810
sponsore

PadangTIME.com – – Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah melaunching secara resmi kegiatan pembongkaran dan pembersihan bangkai-bangkai kapal nelayan yang ada disepanjang Sungai Batang Arau menuju Pantai Muara Padang, Jumat (2/8) pagi.

Dengan demikian, mulai saat itu hingga ke depan dan seterusnya diharapkan tidak ada lagi kapal-kapal yang non aktif atau sudah tak bisa berfungsi lagi berjejeran di sepanjang sungai tersebut.

“Upaya ini patut kita apresiasi, karena dalam rangka memberikan keindahan, kerapian dan kenyamanan bagi siapapun yang ingin menikmati keindahan sungai Batang Arau. Insya Allah sungai ini akan kita jadikan destinasi wisata baru, karena masuk dalam bahagian rencana kita untuk menghidupkan transportasi sungai di kota ini,” ujar Mahyeldi dalam sambutannya pada acara yang dilangsungkan di bawah Jembatan Siti Nurbaya itu.

Dikesempatan itu nampak hadir Danlantamal II Padang Laksamana Pertama TNI Agus Sulaeman, serta unsur terkait seperti dari Ditpolairud Polda Sumbar, Pelindo II Cabang Teluk Bayur, Kepala Dinas Kelautan dan Perikan Sumbar dan Padang, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V serta stakeholder terkait lainnya

Mahyeldi menyebut, upaya pembersihan bangkai kapal tersebut adalah bahagian dalam mewujudkan konsep wisata marina di Kota Padang. Hal itu pun sejalan dengan konsep Kawasan Wisata Terpadu (KWT) Gunung Padang yang telah digagas Pemko Padang semenjak 2015 lalu.

“Itu makanya, saat ini kita fokus membenahi Sungai Batang Arau ini dimana tahun 2018 lalu kita telah dibantu beberapa pihak. Antara lain Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, BWS Sumatera V dan stakeholder lainnya untuk mempercantik kawasan ini. Alhamdulillah, upaya itu berlanjut hari ini dengan dilaunchingnya kegiatan pembersihan bangkai-bangkai kapal di sepanjang sungai Batang Arau,” tuturnya.

Lebih lanjut ucap Mahyeldi, atas nama Pemerintah Kota Padang tentunya bersyukur dan sangat mengapresiasi semua 
pihak yang saling berkontribusi dalam hal ini. Sebagaimana diketahui, dalam launcing pembersihan bangkai kapal tersebut Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Padang tanpa meneluarkan anggaran dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Padang sedikitpun.

“Karena semuanya alhamdulillah telah dibantu Pelindo II Cabang Teluk Bayur,” tukuknya.

Wali kota menambahkan lagi, di samping itu pemko pun juga akan terus melakukan penataan kawasan Sungai Batang Arau ke depan. Dimana hal itu didukung dengan bakal diaktifkannya stasiun kereta api Pulau Air Pasa Gadang tahun ini oleh PT KAI.

“Dengan demikian semoga akan banyak memberikan manfaat dan akan memberikan view dan pesona menarik di kawasan 
tersebut di masa mendatang.Jadi selain angkutan kota, kereta api kita juga merencanakan angkutan transportasi melalui sungai di Kota Padang ke depan. Baik untuk wisata atau pun 
transportasi. Pasalnya selain Batang Arau juga banyak terdapat sungai-sungai besar di daerah ini,” pungkas wako mengakhiri.

Usai melaunching secara resmi kegiatan pembersihan dan bangkai-bangkai kapal di sepanjang sungai Batang Arau tersebut, Wali Kota Padang Mahyeldi bersama Danlamntamal II Padang Laksamana Pertama TNI Agus Sulaeman, serta unsur terkait lainnya langsung mempraktekkan pemusnahan bangkai kapal dengan menggunakan mesin sinso.(David/Fsl)

Balang

LEAVE A REPLY