Pemprov Sumbar Bantu Korban Kebakaran Pasar Lubuk Alung

5562
sponsor

14 JULI 2019

PadangTIME.com – Pasca terbakarnya pasar Lubuk Alung, Padang Pariaman pada Kamis (11/7/2019) malam, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Wakil Gubernur Nasrul Abit melakukan peninjauan kelokasi kebakaran dengan beberapa Organisai Perangkat Daerah terkait.Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Barat (Sumbar) menyerahkan bantuan untuk para korban kebakaran Pasar Lubuk Alung. Bantuan sebesar Rp200 juta itu diserahkan melalui Pemerintah Kabupaten Kabupaten Padang Pariaman.

Penyerahan bantuan yang bersumber dari Baznas Sumbar itu diserahkan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit kepada Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur yang sekaligus meninjau lokasi kebakaran, Minggu (14/7/2019).
Nasrul Abit mengatakan, untuk bantuan permodalan, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dapat meminta bantuan kepada Bank Nagari atau Bank-Bank lainnya. Hal ini perlu segera ditindaklanjuti. Sebab, Pasar Lubuk Alung urat nadi perekonomian masyrakat setempat.
“Mudah-mudahan bulan ini atau satu bulan kedepan, kios penampungan sementara selesai dan pedagang bisa beraktivitas seperti biasa,” kata Nasrul Abit.


Ia juga mengungkapkan, pembangunan kios penampungan sementara akan dikerjakan setelah keluarnya hasil laboratorium forensik Polri.
Sedangkan pembangunan permanen kembali, harus sesuai dengan aturan yang berlaku dan pastinya butuh waktu lama. Paling cepat, bisa dianggarkan melalui APBD Padang Pariaman 2020 mendatang. Namun, terbuka kemungkinan mendapat bantuan dari pemerintah pusat.

“Kita di Provinsi akan menugaskan dinas terkait untuk berkoordinasi dengan Pemda Padang Pariaman mencari langkah-langkah agar pasar ini bisa dibangun kembali. Tentunya lebih representatif lagi,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur mengatakan, pembangunan kios penampungan sementara direncanakan akan dibangun di lokasi yang sama. Hal ini dapat dilakukan sekitar empat hari kedepan atau sambil menunggu hasil dari laboratorium forensik Polri keluar.

“Selain bantuan Pemprov, Baznas Padang Pariaman juga menyerahkan bantuan sebesar Rp100 juta. Jadi total Rp300 juta rupiah, kita rasa cukup untuk membangun kios penampungan sementara. Kita prioritaskan untuk 110 kios terlebih dahulu,” ucap Suhatri Bur.
Wakil Gubernur Nasrul Abit pada kesempatan tersebut juga melakukan penyerahan bantuan yang diterimakan kepada Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, Minggu (14/7/2019) di pasar Lubuk Alung.

Wagub Nasrul Abit katakan, jumlah bantuan yang diberikan 200 juta rupiah melalui Baznas Sumbar, dan ini bisa digunakan untuk membuat kios penampungan sementara.
“Untuk pembangunan kios penampungan sementara tersebut akan dikerjakan usai hasil laboratorium forensik dari Polri keluar, yang hingga hari ini masih proses,” terang Nasrul Abit.
Menurut Nasrul Abit, untuk bantuan permodalan Pemda Padang Pariaman bisa meminta bantuan kepada Bank Nagari atau Bank-Bank lainnya. Hal ini perlu ditindaklanjuti karena pasar Lubuk Alung ini merupakan urat nadi perekonomian masyrakat yang ada disini.

“Harapan kita mudah-mudahan dalam bulan ini atau satu bulan kedepan, kios penampungan sementara ini selesai dan pedagang bisa beraktifitas seperti biasa,” Harapnya.
Untuk dibangun secara permanen kembali, Wagub menjelaskan hal itu tentu harus sesuai dengan aturan dan butuh waktu, bisa dianggarkan pada APBD Padang Pariaman tahun 2020, namun tidak menutup kemungkinan bisa dibantu juga dari anggaran pusat.

“Kita di Provinsi akan segera menugaskan dinas terkait untuk berkoordinasi dengan Pemda Padang Pariaman untuk mencari langkah -langkah agar pasar ini bisa dibangun kembali, dengan bangunan yang tentunya lebih representatif lagi,” ujarnya.
Sementara itu Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur mengatakan, untuk pembangunan kios penampungan sementara tersebut, akan dibangun pada lokasi yang sama, sambil menunggu hasil dari laboratorium forensik keluar, yang diperkirakan 3-4 hari kedepan sudah selesai.(red)

Balang

LEAVE A REPLY