Pemkab Mentawai Bakal Kembali Lomba Perahu Layar Tradisional

1692

PadangTIME.com – Mengulang kesuksesan tahun lagi, Pemkab Mentawai kembali bakal gelar lomba perahu layar tradisional tahun ini.

Kepala Dinas Perhubungan Mentawai Edi Sukarni selaku Koordinator lomba mengatakan lomba akan kembali digelar di kawasan pantai dusun Jati desa Tuapejat Sipora Utara pada akhir pekan ini.

“Tahun lalu itu baru perdana, dimana ide lomba perahu layar ini muncul ketika kita sedang ngobrol sambil minum kopi di kedai dengan para pengusaha yang menjadi sponsor waktu itu, ” kata Edi Sukarni di Tuapejat, Rabu (26/6)

Pada kegiatan yang kedua ini kata Edi akan disponsori oleh Suzuki, dimana pada kegiatan tersebut telah disediakan hadiah dengan total Rp 10 Juta, selain itu juga terdapat dorprize untuk 73 orang pengunjung yang beruntung.

Edi menyebutkan bahwa lomba perahu layar tradisional tersebut merupakan salah satu upaya melestarikan alat transportasi masyarakat Mentawai pada waktu dulu kala, dimana sebelum ada mesin tempel atau boat masyarakat Mentawai menggunakan perahu layar.

“Sekarang sudah jarang dan bahkan sudah tidak ditemukan lagi masyarakat Mentawai yang menggunakan layar, nah dengan adanya kegiatan perlombaan perahu layar ini, akan mengingatkan kembali kepada anak-anak generasi Mentawai, begini loh,,perahu layar itu, jangan sampai hanya tinggal cerita saja,” ujar Edi

Sementra itu Ketua Komunitas Surfing Ag’gau Boardriders Irwanto selaku Koordinator pelaksana mengatakan pihaknya sangat mendukung diadakannya kegiatan tersebut.

“ Semua anak-anak Ag’gau berpartisipasi untuk mendukung suksesnya acara ini dan seperti tahun lalu masyarakat sangat mendukung sekali kegiatan ini, sekaligus kita mempromosikan pantai Jati yang merupakan destinasi wisata pantai ini,” tuturnya.

Ia juga menghimbau kepada para pedagang di sekitar pantai Jati untuk memanfaatkan momen tersebut dengan berjualan makanan dan minuman atau kuliner pantai.

“Saya sudah mengajak dan menghimbau para pengusaha jualan makanan dan minuman, sepanjang acara berlangsung dari 29 Juni yang rencananya dibuka langsung oleh Bupati Mentawai dan berakhir 1 Juli 2019,” paparnya.

Pada pelaksanaanya nanti kata pria yang akrap disapa Ciwe itu, masing-masing perahu bermuatan dua orang peserta dan dilengkapi dengan pelampung rompi, kemudian akan melewaiti rute yang disiapkan oleh panitia sekaligus dengan aturan mainnya.

“Harapan kita semuanya berjalan dengan baik dan lancar, untuk keamanan peserta disediakan rompi pelampung, dan nanti akan ada juga petugas yang mengawasi,” (Red)

Balang

LEAVE A REPLY