Padang TIME.com-Pangeran Philip, suami Ratu Inggris Elizabeth II, terlibat dalam kecelakaan lalu lintas di sebuah kawasan, 160 kilometer sebelah utara London. Istana Buckingham menyatakan Pangeran Philip tidak mengalami cedera.

Pria berusia 97 tahun itu mengendarai mobil Range Rover yang bertabrakan dengan mobil Kia yang ditumpangi dua perempuan.

Beberapa saksi mata menyaksikan mobil pangeran Philip terbalik dan mereka membantu pria itu keluar dari kendaraan. Mereka mengatakan Pangeran Philip sadar, tapi sangat terguncang.

Setelah kecelakaan itu, Pangeran Philip dilaporkan telah berada di kawasan milik istrinya, Sandringham Estate. Pria bergelar Duke of Edinburgh itu telah menemui dokter untuk memastikan kondisi kesehatannya.

Adapun dua perempuan yang juga terlibat tabrakan sempat diperiksa di rumah sakit. Sang pengemudi menderita luka gores, sedangkan penumpangnya mengalami cedera tangan. Namun belakangan diperbolehkan pulang.

Kepolisian setempat mengatakan kedua pengemudi menjalani uji napas untuk memastikan mereka tidak dalam pengaruh alkohol. Hasil tes menunjukkan tanda negatif.
Pangeran Philip saat dipotret pada 24 Juni 2018. – PA

Seorang perempuan yang berkendara melewati tempat kejadian, mengaku menyaksikan ambulans dan “keberadaan polisi dalam jumlah banyak”.

“Saya melihat mobil hitam tipe 4×4 terbalik. Reaksi saya dan pura saya, ya ampun, itu terlihat tidak baik. Jelas mobil itu tampak ringsek. Saya cukup terheran-heran (Pangeran Philip) dalam kondisi baik,” paparnya.
Serpihan kaca dan spion di lokasi kejadian. – BBC

Penulis buku biografi tentang Kerajaan Inggris, Hugo Vickers, mengatakan bahwa kecelakaan apapun pada usia 97 tahun pasti menimbulkan kekagetan.

“Beberapa tahun lalu dia tidak lagi mengemudi pesawat, jauh sebelum diharuskan berhenti karena dia takut bahwa jika sesuatu terjadi akan ada banyak kritik.”

“Anda tahu kan, semacam mengapa dia pada usia 55 masih mengemudi pesawat ketika seharusnya dia berhenti pada usia 48 tahun. Semacam itu.”

“Jadi dia mendengarkan hal-hal semacam itu. Dia sangat, sangat bijaksana.”

“Siapapun yang terlibat kecelakaan mobil, itu adalah hal yang menakutkan. Jika dia mengira dirinya hilang konsentrasi atau tidak melihat orang lain, dia akan sadar bahwa dia seharusnya tidak lagi (menyetir),” papar Vickers.

Pangeran Philip tidak lagi muncul dalam acara-acara umum sejak Agustus 2017, setelah berpuluh tahun mendukung Ratu Elizabeth II dan menghadiri acara amal dan organisasi.

Istana Buckingham menampilkan data bahwa Pangeran Philip telah tampil dalam acara tunggal sebanyak 22.219 kali sejak 1952 lampau.

LEAVE A REPLY