KNPI Mentawai Sebagai Ajang Untuk Memperkuat Persatuan Pemuda

502

PadangTIME.com –– Mentawai – Dirgahayu Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ke 46 tahun (23 Juli 1973 – 23 Juli 2019) menjadi ajang untuk memperkuat persatuan dan kesatuan Pemuda di Mentawai.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) KNPI Mentawai, Ardiman Saurei mengatakan Persatuan dan Kesatuan adalah untuk memperkuat nilai Nasionalisme sebagai aset yang harus di jaga setiap pengurus.

“Dalam kepengurusan KNPI tidak memandang perbedaan. Bendera KNPI adalah Merah Putih di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkap Ardiman kepada Wartawan di halaman Kantor Desa Bukit Pamewa, kecamatan Sipora utara. Selasa, (30/07).

Dalam kepengurusan KNPI ia menambahkan, secara Manusiawi memang kita mempunyai perbedaan dengan yang lain. Tetapi itu adalah Dinamika yang harus di hadapi bersama.

“Benar apa yang di sampaikan oleh bapak Bupati saat sambutan tadi bahwa, Dinamika pasti akan muncul. Misalkan, 5 ribu orang pengurus KNPI, 5 ribu orang juga pendapatnya,” terangnya.

Namun itu adalah dinamika yang harus disadari semua pengurus DPD KNPI Mentawai periode 2019-2022 pengurus baru.

Meski demikian, ia menghimbau kepada semua jajaran agar untuk saling memahami, bekerja sama dan komunitatif. Dan apabila ada hal yang ingin disampaikan pengurus, mari dibicarakan secara langsung.

“Apabila ada keinginan dan ketidak mampuan menyampaikan di Grup, mari kita diskusikan ditempat yang mendukung seperti Warung Kopi. Semoga kita dapat Solusi,” paparnya.

Saya sebagai Ketua tidak menutup diri dari saran dan kritik. Ingatkan apabila saya salah bahwa ini tidak sesui dengan tempatnya atau tidak pantas, tutup Ardiman Saurei.

Sementara itu, Bupati Mentawai, Yudas Sabaggalet mengutarakan, untuk menjadi pemimpin itu ada pelatihanya. Salah satunya, Organisir Keanggotaan Sebelum mengorganisir Masyarakat luas.

Ia menyebutkan, Hal yang tersulit menjadi pemimpin itu adalah mengorganisir setiap anggota ataupun Masyarakat. Pahami bahwa satu orang punya satu pandangan. Jadikan perbedaan itu sebagai kekuatan. Karena latihan itu ada dalam organisasi.

“Dalam Organisasi itu tidak ada duit. Tapi dalamnya ada sebuah pembelajaran untuk kematangan kepribadian. Apabila itu sudah baik maka kematangan ke Organisasian sudah sukses,” terang Yudas.

Selanjutnya, dikatakan, Budaya Mentawai adalah Budaya yang telah mengandung Nasionalisme sesui dengan Nilai Pancasila. Pergaulan sehari-hari Masyarakat antar Suku dan Agama sudah lama terjalin di Mentawai.

“Disini tidak ada larangan untuk mendirikan rumah ibadah Agama apapun. Dan Masyarakat disini tetap rukun dan damai,” tutupnya.

Pada Dirgahayu KNPI ke 56 dengan tema Gerakan Masyarakat Sehat itu, turut hadir, Wakil Bupati Mentawai, Dandim 0319 Mentawai, Kasat Binmas mewakili Kapolres Mentawai Dan Lanal Mentawai, Wakil DPRD Mentawai, Sekretaris Dinkes, Pengurus DPD KNPI Mentawai, Masayarakat, dan unsur terkait.

LEAVE A REPLY