Khutbah Jumat di Masjid Nurul Iman, Wako Mahyeldi Imbau Jamaah Pelajari Tanda-Tanda Kekuasaan Allah SWT

639
PadangTIME.com– “Maka itu, mengawali kutbah Jumat ini, khatib berpesan terutama sekali marilah kita mensyukuri nikmat dan karunia yang diberikan oleh Allah SWT bagi kita sampai saat ini. Sehingga kita dapat menjalankan kehidupan dengan sebaik-baiknya sesuai tuntunan daripada Allah SWT dan juga keteladanan Rasulullah SAW.
Semoga kita semua mendapatkan derajat orang-orang yang bertakwa di sisi Allah SWT,” imbau Mahyeldi sewaktu menjadi khatib salat Jumat di Masjid Agung Nurul Iman Padang, Jumat (5/6/2020).
Seperti diketahui, pelaksanaan salat Jumat di Masjid Agung Nurul Iman kali ini merupakan yang perdana dilakukan pasca penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Padang.
Mahyeldi menyebut, dalam khutbah kali itu ia mendasarinya dengan firman Allah SWT di dalam Surat Ali Imran ayat 190-191. Dimana dari Surat Ali Imran Ayat 190 Allah SWT menjelaskan bahwa “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal”.
Kemudian sambungnya, begitu juga di dalam Surat Ali Imran Ayat 191 yang artinya; (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.
“Oleh karena itu, kita harus senantiasa meningkatkan keimanan dan juga harus mampu melihat dan mempelajari tanda-tanda kekuasan Allah SWT,” sebutnya dalam pelaksaan salat Jumat secara aturan ‘social distancing’ dan ‘physical distancing’ serta standar protokol Covid-19 itu.
Terkait tanda-tanda kekuasaan Allah SWT, wali kota yang juga seorang da’i itu mengambil contoh virus corona yang sampai saat ini mampu memberikan ancaman bagi manusia. Bahkan, negara-negara besar di belahan dunia pun mampu dilumpuhkan sebuah virus yang muncul lebih kurang beberapa bulan yang lalu itu.
“Oleh karenanya, kita harus memahami bahwasanya semua yang terjadi di dunia ini adalah atas kehendak Allah SWT. Agar kita bisa berfikir dan mengambil hikmah dan pelajaran dari setiap kejadian. Semoga bencana virus corona yang menimpa kita saat ini dapat kita ambil hikmahnya untuk menjadi hamba Allah yang lebih baik lagi ke depan,” seru Mahyeldi sembari menutup khutbahnya. (PT)
Balang

LEAVE A REPLY

36 − 28 =