Kesenian Tarian Likurai, Warisan Leluhur Di Perbatasan

14

PadangTIME.com –Satgas pamtas RI-RDTL sektor timur yonif raider 408/SBH pos Kewar melestarikan budaya adat masyarakat NTT di desa Kewar kecamatan Lamaknen kabupaten Belu, Sabtu (13/04/2017).

Tarian likurai merupakan kombinasi antara gerak dan gendang yang dimainkan secara bersamaan, tarian likurai juga salah satu bagian adat masyarakat di perbatasan yang di tarikan ketika penyambutan tamu istimewa dan kegiatan upacara upacara adat.

Di halaman rumah warga yang letaknya tidak jauh dari pos Kewar, terlihat remaja remaja putri sedang berlatih menarikan tarian likurai, hal tersebut sontak menarik perhatian prajurit TNI dalam hal ini pos Kewar. Anggota pos Kewar pun menghampiri untuk melihat mereka latihan.

Dengan kehadiran prajurit TNI di tengah tengah mereka latihan tentu meningkatkan semangat latihan remaja remaja ini, ibu Maria selaku pelatih tarian likurai mengatakan bahwa setiap remaja remaja putri yang ada di desa Kewar harus bisa menarikan tarian ini guna melestarikan budaya leluhur mereka.

Diharapkan kesenian tarian ini tidak akan pernah pudar di tengah era globalisasi, dan prajurit TNI yang ada berada di pos Kewar akan selalu mendukung setiap kesenian masyarakatnya.

LEAVE A REPLY

78 − = 73