sponsore

Padang TIME.com-Pada saat Perang Dunia II, Kamikaze dikenal sebagai strategi perang yang sangat brutal dan gila yang digunakan oleh Jepang untuk menembus pertahanan musuh. Untuk menjalankan strategi kamikaze, para prajurit harus punya keberanian yang besar dan semangat yang tinggi.

Dengan kata lain, serangan yang mereka lakukan itu juga merupakan tindak serangan aksi bunuh diri. Kamikaze yang paling terkenal adalah serangan bunuh diri yang dilakukan awak pesawat Jepang pada akhir kampanye Pasifik Perang Dunia II terhadap kapal-kapal laut Sekutu.

Aksi Kamikaze yang dengan ‘gagah berani’ dilakukan oleh para serdadu Jepang itu diduga merupakan hasil pencucian otak dari pihak militer Jepang sendiri. Serangan ini dilakukan dengan cara menabrakkan pesawat yang mereka kendarai ke arah musuh.

Demi membela dan mempertahankan negaranya, mereka rela mengorbankan keluarga dan nyawanya sendiri desmi kelangsungan kekaisaran Jepang.
Tercatat dalam sejarah, lebih dari 1321 pesawat Jepang menabrakkan diri untuk menghancurkan kapal perang musuh sepanjang 1944 hingga 1945.

Ribuan dari pasukan Sekutu tewas akibat aksi kamikaze. Setelah Perang Dunia II sudah berakhir, aksi gila dari Kamikaze ini masih selalu dikenang oleh jutaan rakyat Jepang, dan juga sudah tercatat di dalam buku-buku sejarah di dunia.

Balang

LEAVE A REPLY