Gubernur Sumbar : 7 September Sumbar adakan Silek Art Festival 2018

166

PadangTIME,com –  Silek Art Festival (SAF) 2018 akan dilansungkan pada 7 September – 30 November 2018, di delapan kota dan kabupaten di Sumbar, yaitu, Padang, Bukittinggi, Padangpanjang, Sawahlunto, Payakumbuh, Tanah Datar, Pesisir Selatan, dan Padang Pariaman.

“SAF adalah ajang yang sangat penting bagi Sumbar untuk mengangkat pamor silat Minangkabau, tidak saja di mata masyarakat Indonesia, namun juga dunia,” ujar Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Rabu (15/8).

Gubernur meminta seluruh pihak yang terlibat dapat mempersiapkan SAF tersebut agar dapat menjamin kesuksesan acara ini sebaik mungkin.

Kegiatan ini sangat prestisius, bagus, bahkan penting bagi kita di Sumbar guna mengangkat ciri khas kita, budaya kita. Kita harus upayakan kesuksesannya semaksimal mungkin. Saya minta ini diberi perhatian,” imbuhnya.

Selain itu, sambung Gubernur, ajang ini dapat pula dijadikan sarana untuk menjaga kelestarian sekaligus menumbuhkembangkan budaya asli Minangkabau, khususnya silek.

Dijelaskan Gubernur, produk-produk budaya dan kearifan lokal dari Sumbar, termasuk di dalamnya silek, satu-persatu mulai hilang seiring waktu. Khususnya silek, ia terus berkurang berbanding lurus dengan berkurangnya tuo-tuo silek (sesepuh silat).

“Hal ini tentunya harus dicegah. Pencegahan itu hanya bisa dilakukan dengan menjaga dan melestarikannya,” ujarnya.

Upaya pelestarian, kata Irwan Prayitno, dapat dilakukan dengan tiga tahap berjenjang, yakni, mendokumentasikan produk-produk budaya yang dimiliki, memperagakan dan melakukan demonstrasi produk tersebut, lalu publikasi atasnya.

“Kita sudah terapkan upaya pelestarian ini pada pakaian adat Minangkabau. Kita sudah kumpulkan 200 lebih model pakaian dari yang katanya ada sekitar 800an. Saya pribadi juga sudah mempraktikkannya. Kalau saya pantun. Saya dokumentasikan, saya demonstrasikan, saya publikasikan,”ungkap Irwan Prayitno. (red)

LEAVE A REPLY