Gencarkan PSN, Ini yang Dilakukan di Jaken

148

PadangTIME.com– Dalam rangka untuk memberantas penyebaran penyakit Demam Berdarah yang di tularkan oleh nyamuk Aedes aegypti, Petugas Kesehatan Puskesmas Jaken, dan Kader Kesehatan yang ada di desa melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk ( PSN ) di desa Mantingan pada hari ini. Sabtu,16/02/2019

Tujuan diadakannya kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yaitu agar setiap warga Desa Mantingan menjadi sadar akan pentingnya menjaga kebersihan khususnya kamar mandi dan tempat tempat yang bisa menimbulkan genangan – genangan air sehingga nyamuk dapat berkembang biak terutama disekitar perumahan warga.

Melalui sistem ” Door to Door ” Kader Posyandu, Bidan desa dan tenaga kesehatan terjun langsung dalam mengecek tempat yang dianggap sebagai sarang berkembang biaknya nyamuk dengan memberikan obat untuk mencegah dan berkembangnya jentik-jentik nyamuk.

Dalam kata sambutannya, Pj Kepala Desa Mantingan Januri, SH mengajak kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungannya masing-masing karena pada dasarnya nyamuk aedes aegypty merupakan jenis nyamuk yang dapat membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah.

“Dalam pelaksanaanya nanti agar di bentuk tiem disetiap rt dan rw yang dalam pelaksanaanya dengan mengecek tiap-tiap rumah agar dapat dijangkau semua, dan setiap pelaksanaan kegiatan agar di tulis semua nama pemilik rumah yg sdh di masuki yang meliputi Rw 1 ada 6 rt, Rw 2 ada 4 rt dan Rw 3 ada 5 rt,” pungkasnya.

Danramil 16/Jaken, Kapten Inf Urip Widodo menghimbau kepada seluruh masyarakat yang hadir untuk pentingnya pola hidup bersih dan sehat serta menjaga sanitasi dan lingkungan untuk bersih dan sehat.
Usahakan jangan sampai ada air yang menggenang dan rutin menguras serata membersihkan bak penampungan air.
Petugas dan kader Juru pemantau Jentik bersifat membantu memberikan arahan dan tindakan yang sesuai dengan kemampuannya.

Kepala Puskesmas Jaken Agus Sugiri, S.Kep.Ns yang diwakili Bambang Dwi Tutuko sanitarian puskesmas dalam sambutannya diantaranya memberikan himbauan kepada warga Mantingan untuk memerangi penyakit Demam Berdarah yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegepty, nyamuk tersebut mudah berkembang biak jika masyarakat lengah terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan disekitar tempat tinggal, sedangkan untuk sanitasi berupa saluran air dan tempat buang air besar harap diperhatikan kebersihan dan kelayakanya.

Lebih lanjut kepala puskesmas juga menambahkan “Kalau PSN dilakukan setiap hari misalnya membersihkan sampah-sampah yang bisa menampung air hujan atau barang bekas lainnya dikubur pasti nyamuk tersebut tak akan berkembang biak, gerakan 3 M memang harus di kerjakan untuk tindakan antisipasi Yaitu Menguras tempat penampungan air, Menutup tempat penampungan air dan Mengubur barang yang berpotensi untuk berkembangnya nyamuk ” Terangnya.

Dalam pelaksanaan PSN hari ini diawali dengan sosialisasi yg dipusatkan di balai desa Mantingan yang diikuti oleh Kader Juru Pemantau Jentik sebanyak 70 orang terdiri dari Bidan Desa, perangkat desa serta Kader-kader Posyandu, Kader Balita dan Kader Lansia, Babinsa serta Bhabinkamtibmas.

Mereka itulah yang nantinya akan memantau dan mengecek dari rumah ke rumah untuk mengetahui kondisi dari lingkungan, penghuni rumah hingga mengecek keberadaan jentik yang ada di penampungan air seperti bak mandi dan tempat penampungan air lainya.(Nardi”16)

LEAVE A REPLY