Dosen Ekonomi Unand Sosialisasikan Pembayaran Non Tunai pada Jasa Angkutan Trans Padang

784
sponsor

PadangTIME.com – Dinas Perhubungan Kota Padang menerapkan sistem pembayaran non tunai secara penuh pada jasa angkutan umum bus Trans Padang mulai tanggal 17 Agustus 2019 lalu. Implementasi pembayaran non tunai bekerjasama dengan BRI menggunakan kartu Brizzi. Dengan diterapkannya kebijakan tersebut, Bus Trans Padang tidak lagi menerima pembayaran menggunakan uang tunai. Sehingga Kebijakan menuai pro dan kontra dari masyarakat. Masih rendahnya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya penggunaan pembayaran non tunai menjadi salah satu penyebab munculnya permasalahan dalam implementasi pembayaran non tunai, hal ini dijelaskan Wahyuni Eloisa Marinda selaku Ketua pengabdian bertajuk Sosialisasi Pembayaran Non Tunai pada Jasa Angkutan Bus Trans Padang.

Dikatakan Wahyuni Eloisa Marinda , atas dasar diterapkan sistem pembayaran non tunai tersebut yang menjadi polemik ,maka sejumlah akademisi dari Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Andalas Padang menginisiasi kegiatan pengabdian yang bertajuk Sosialisasi Pembayaran Non Tunai pada Jasa Angkutan Bus Trans Padang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat melalui kelompok pelajar mengenai pentingnya penerapan sistem pembayaran non tunai dalam era ekonomi digital dalam masa transisi menuju cashless society.

Lebih lanjut dijelaskan Rini Rahmahdian Sosialisasi dilakukan di SMK Teknologi Plus di Jalan Belanti, Lolong, Padang, yang diikuti oleh 125 pelajar. Kegiatan ini diketuai oleh Wahyuni Eloisa Marinda dan beranggotakan 5 orang dosen jurusan Ilmu Ekonomi yaitu Rini Rahmahdian, Fajri Muharja, Musbatiq Srivani, Adila Adisti, dan Hadi Rahadian. Narasumber pada kegiatan ini adalah Ike Sri Utami dari Bank Indonesia, Jovi Satrio (Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Kota Padang, Syafrimen (Kasi Sarana Angkutan Dinas Perhubungan Kota Padang), Arully Irsan (Pimpinan Cabang BRI Kantor Cabang Padang) dan Adri Nanda (AMPD BRI Kantor Cabang Padang).

Pada kesempatan ini Ike Sri Utami Manajer Fungsi Analis Sistem Pembayaran, Pengedaran Uang Rupiah, Keuangan Inklusi dan Perlindungan Konsumen dari Bank Indonesia menjelaskan pentingnya melakukan peralihan dari pembayaran tunai menjadi non tunai. Bank Indonesia telah mencanangkan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) pada 14 Agustus 2014 dalam rangka mendorong penggunaan sistem pembayaran dan instrumen pembayaran non tunai. Implementasi GNNT tidak hanya membutuhkan keterlibatan Bank Indonesia selaku regulator, namun juga dukungan dari Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Pelaku industri sistem pembayaran, dan masyarakat.

Lebih lanjut Syafrimen, Kasi Sarana Angkutan mengatakan penerapan sistem pembayaran non tunai pada bus Trans Padang memberikan banyak keuntungan, antara lain dapat mengurangi potensi Fraud dalam pengelolaan Trans Padang, meningkatkan pengawasan dan transparansi keuangan. Dasar pelaksanaan kebijakan mengacu kepada Peraturan Wali Kota Padang Nomor 52 Tahun 2015 tentang Pedoman Penyelenggaraan Tiket Elektronik pada angkutan massal Trans Padang, Keputusan Wali Kota Padang Nomor 14.2 Tahun 2019 Tentang Penggunaan Uang Elektronik sebagai Alat Transaksi Pembayaran Tarif Angkutan Massal Trans Padang.

Arully Irsan dalam paparannya menjelaskan bahwa Brizzi tidak hanya bisa digunakan untuk pembayaran pada Trans Padang. Kartu BRIZZI bisa digunakan untuk berbagai keperluan, seperti untuk pembayaran belanja online, pengisian BBM di SPBU, pembayaran untuk masuk ke objek wisata Panorama Lobang Jepang dan Kebun Binatang Bukittinggi, berbelanja di supermarket, Bandara BIM, parkir, dan lain sebagainya. Sejauh ini BRI telah menerbitkan sebanyak kurang lebih 14.000 kartu Brizzi baru untuk mendukung implementasi sistem pembayaran non tunai pada jasa angkutan massal bus Trans Padang. Peserta terlihat sangat antusias. Apalagi pada kegiatan ini pihak BRI membagikan sebanyak 20 kartu Brizzi kepada peserta dengan saldo masing-masingnya @Rp50.000 ungkap Arully Irsan

Rini Rahmahdian mengatakan pada PadangTIME.com kegiatan sosialisasi berlangsung hangat dan penuh rasa kekeluargaan. (tis)

Balang

LEAVE A REPLY