Padang TIME.com-Di seluruh Sumatra Barat terdapat 325 titik perlintasan kereta api. Dari jumlah tersebut, hanya 22 titik yang memiliki palang dan penjaga berarti ada 278 titik perlintasan liar tanpa palang dan penjaga Dalam catatan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Sumbar, katanya, 22 perlintasan resmi memiliki penjaga. “Perlintasan tidak resmi tetapi memiliki palang dan tidak memiliki penjaga sebanyak 25 titik.”
.
Sisanya, 278 titik merupakan perlintasan liar tanpa palang dan tanpa penjaga. Menurut Wagub dengan banyaknya perlintasan liar, tidak mungkin hanya mengandalkan PT KAI saja.
.
“Kita butuh bantuan masyarakat, terlebih lagi reaktivasi jalur kereta api di Sumbar sedang dilakukan secara bertahap, seperti dari Pulau Air menuju Stasiun Simpang Haru,” katanya.

LEAVE A REPLY