Cuaca Ekstrim, Kapal Kargo KM Pono Tenggelam di perairan Pulau Dua mata Mentawai

4641

PadangTIME.com – Mentawai, Akibat gelombang tinggi dan cuaca ekstrim yang terjadi kemaren malam di sekitar perairan Kepulauan Mentawai Selasa malam (29/01) satu unit Kapal Kargo KM Pono tenggelam di perairan Pulau Dua mata kecamatan Sipora Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan estimasi person on boat (POB) 7 orang.

Informasi yang di dapat insiden terjadi pada jam 08.16 Wib tadi tim gabungan SAR Mentawai melanjutkan informasi tersebut untuk melakukan pencarian korban yang di duga diantam badai dan gelombang tadi malam.

Sementara Kepala kantor Basarnas kelas B Mentawai, Akmal mengatakan bahwa pihaknya menerima informasi dari Eri (40) pada Rabu, 29/1 -2020 jam 08. 57 Wib.

“Tim gabungan SAR Mentawai segera berangkat menuju lokasi pada jam 09.24 Wib dan baru tiba pada jam 11.24 Wib.Saat ini tim SAR kelas B Mentawai masih melakukan pencarian terhadap 7 korban di lokasi,” kata Kepala Basarnas Mentawai Akmal, Rabu (29/1).

Akmal menyebutkan, jarak kejadian diperkirakan pada : 161 & 22 NM dari dermaga Tuapejat.Koordinat :2°22’50.40″S – 99°42’46.92″E. Untuk melakukan pertolongan, pihak SAR Mentawai menurunkan peralatan dalam operasi SAR diantaranya, RIB 02, Rescue Car, Peralatan Navigasi, Peralatan Komunikasi, dan Peralatan Evakuasi.

Sementara Pencarian penumpang dan kru kapal Kargo KM. Pono Indah yang dilaporkan tenggelam pagi tadi Rabu, (29/1) di Pulau Dua Mata kecamatan Sipora Selatan akhirnya membuahkan hasil dengan.

Kepala kantor SAR kelas B Kepulauan Mentawai, Akmal mengatakan bahwa kapal tersebut tidak dapat diselamatkan karena sudah terpecah belah akibat terjangan gelombang tinggi. Meski demikian, tim gabungan SAR kelas B Mentawai berhasil menyelamatkan dan mengevakuasi 8 orang yang diperkirakan sebagai kru dan penumpang kapal naas itu.

“Delapan korban berhasil kita evakuasi dan tadi sudah kita serahkan ke pihak Kepala desa Beriulou kecamatan Sipora Selatan dalam kondisi selamat,” kata Akmal, Rabu (29/1/).

Akmal menyebutkan para korban yang berhasil di selamatkan diantaranya Basri (65) sebagai Nahkoda kapal, kemudian para anak buah kapal (ABK) Agus Balele (30), Andi (35), dan Riski (35). Kemudian para awak kapal yang berprofesi sebagai penyelam yaitu Ropel (36), Iwan Suharno (31), Rotun (39), dan Tommy (28) juga berhasil diselamatankan.

Akmal menuturkan, sekira jam 17.05 Wib tim SAR gabungan tiba di dermaga Tuapeijat dan operasi SAR gabungan ditutup tepat jam 17.20 Wib, dengan melibatkan unsur terkait diantaranya Kansar, Kodim 0319, Pol airud, Dinkes, BPBD, Tagana, dan ABK KM. Harapan Bersama ujarnya kemaren.*

Balang

LEAVE A REPLY

− 5 = 1