Aksi Damai Mahasiswa Se- Sumbar Tuntut Gubernur Perbaiki Pertanian di Sumbar

84
Longmarch dimulai pukul 13.40 WIB dari Permindo, kawasan Pasar Raya Padang menuju Kantor Gubernur Sumatera Barat.

PadangTIME.com – Aksi MAHASISWA SUMBAR Bersama 1500 lebih mahasiswa yang isi oleh aliansi BEM SI & BEM SB dengan belasan kampus yg tergabung di dalamnya yaitu, Unand, UNP, PNP, UNIDHA, STIE AKBP, STMIK,STAIPIQ,Poltekes,Politani Payakumbuh, IAIN Batusangkar dan Stikes Fort de kock Bukittinggi tumpah ruah di jalanan.
Ananda Harahap, Koordinator Lapangan sekaligus Gubernur BEM KM Pertanian Unand mengatakan banyak sekali permasalahan dibidang pertanian dan peternakan yang harus dibenahi pemerintah.

Faizil Putra selaku Presiden Mahasiswa @bemkmunand dan Koordinator Wilayah Sumbagut @bemsi mengatakan pemerintah perlu membatasi jumlah impor beras, daging dan bahan pokok lainnya.
Menurut Jaka Perdana Irnel l, Menteri Sosial Politik @bemkmunand Pemerintah harusnya malu mengimpor hasil pertanian mengingat julukan Negara Agraris yang disematkan pada Indonesia.
Aksi ditutup pukul 15.45 WIB (24/9) setelah dilakukan pembacaan tuntutan dan pembakaran patung jerami bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit sebagai simbol tidak berdaulatnya pertanian di Indonesia. (red)

LEAVE A REPLY