Akrobat “Tarik Angkong” Terjadi di Lokasi TMMD

1498
sponsore

Padang TIME.com – BLORA – Akrobat “tarik” angkong sering dimainkan oleh prajurit satgas dan warga di lokasi TMMD Reguler ke -104 Kodim 0721/Blora, Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo. Hal itu dilakukan menyusul medan yang begitu ekstrim, dengan tanjakan yang cukup tinggi, sehingga angkong alat pelangsir material yang didorong orang harus dibantu ditarik orang.

Pemandangan seperti itu sebenarnya merupakan wujud kenekadan para anggota Satgas TMMD bersama warga untuk segera merampungkan pembangunan jalan makadam yang merupakan sasaran fisik utama. ”Akal-akalan seperti ini sebenarnya untuk mempercepat sekaligus meringankan pelangsiran material di medan yang sulit,” jelas Kopda Agus, anggota Satgas TMMD Kodim Blora.

Menurutnya, agak aneh memang yang dilakukan oleh Satgas dan warga dalam melangsir material di pembangunan jalan makadam di Desa Jurangjero. Hanya saja itu nyata adanya. Dikatakan, biasanya angkong digunakan cukup dengan didorong atau ditarik oleh seseorang, namun yang terjadi di lokasi TMMD, sebuah angkong penuh muatan batu didorong oleh Tentara dan masih ditarik dengan tali oleh Tentara atau warga. Hal itu dikarenakan medan jalan dengan tanjakan tinggi.

“Saya bantu tarik dengan tambang karena medannya naik, kalau angkong hanya didorong tidak kuat,” tutur Praka Kristanto. Menurutnya, mengingat medan TMMD Reguler Kodim Blora di Desa Jurangjero cukup berat,  untuk mempercepat dan memperlancar pekerjaan maka muncullah ide-ide  dari para anggota satgas. (pendim 0721/Blora)

Balang

LEAVE A REPLY