Proyeksi Pendapatan Daerah Bersumber dari PAD pada Rancangan APBD 2019 Lebih Rendah

591
sponsor

PadangTIME.com – Rancangan APBD tahun 20189 pada umumnya fraksi fraksi di DPRD Sumatera Barat mendorong pemerintah Daerah untuk meningkatkan penerimaan daerah terutama yang bersumber dari PAD yang merupakan kinerja utamapendapatan Daerah, hal ini dikatakan Ketua DPRD Sumatera Barat H. Ir. Hendra Irwan Rahim ,MM saat membuka Rapat Paripurna Penyampaian Jawaban Gubernur atas pandangan umum fraksi fraksi DPRD terhadap Rancangan Perda APBD  tahun 2019, pada Rabu (19/9) .

Dikatakan Hendra Irwan Rahim , terkait Rancangan Perubahan APBD tahun 2018  fraksi -fraksi di DPRD beberapa kegiatan yang diusulkan pemerintahan provinsi Sumatera Barat perlu memperhatikan ketersedian waktu dan realisasi  anggaran semester 1 masing-masing OPD.

Pada kesempatan ini Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyampaikan  Nota Jawaban atas  pandangan fraksi Golkar terkait peningkatan pendapan daerah pada Rancangan Perubahan APBD tahun anggaran 2018 agar besaran  yang dicantumkan  seperti Pajak Daerah ,Retribusi daerah. Dijelaskan Irwan Prayitno bahwa Ranperda Perubahan APBD 2018  sudah berdasarkan kajian dan analisis potensi yang ada  yang berpedoman realisasi sampai semester I tahun 2018  yang tenga berjalan.

Sedangkan hal yang berkaitan dengan RSUD Ahmad Muctar Bukittinggi  sebagai RSUD yang pertama menjadi BLUD tidak memberikan  kontribusi dalam peningkatan PAD dengan alasan RSUD Ahmad Muctar Bukittinggi  menganggarkan pendapatan BLUD sebesar RP. 150.500.000.000  yang berasal dari pelayanan  yang diberikan kepada pasien umum  dan pasien BPJS . (tisna)

 

Balang

LEAVE A REPLY